Saat memainkan game online, pemain terkadang mendapatkan bantuan tepat ketika mengalami kesulitan. Game mungkin menampilkan petunjuk setelah pemain gagal beberapa kali, menunjukkan arah ketika pemain tersesat, atau menawarkan tingkat kesulitan yang lebih rendah setelah pertarungan panjang.
Kemunculan bantuan tersebut biasanya bukan sebuah kebetulan. Developer dapat membuat sistem yang membaca kondisi permainan dan beberapa tindakan pemain. Sistem kemudian menggunakan informasi tersebut untuk menentukan apakah pemain kemungkinan membutuhkan bantuan.
Namun, game tentu tidak benar-benar mengetahui apa yang sedang pemain pikirkan. Sistem hanya membaca data dan pola tertentu selama permainan berlangsung.
Game Mengamati Kegagalan yang Terjadi Berulang Kali
Salah satu tanda paling sederhana adalah jumlah kegagalan.
Misalnya, pemain menghadapi boss dan kalah satu kali. Game raja zeus mungkin belum memberikan bantuan karena kegagalan tersebut masih menjadi bagian normal dari proses belajar.
Namun, jika pemain terus kalah pada bagian yang sama, sistem dapat mulai memberikan petunjuk tambahan.
Game mungkin menjelaskan kelemahan boss, mengingatkan pemain tentang kemampuan tertentu, atau menawarkan perubahan tingkat kesulitan.
Developer dapat menentukan batas tertentu sebelum bantuan muncul. Dengan demikian, game tetap memberikan kesempatan kepada pemain untuk menemukan solusi sendiri.
Waktu yang Terlalu Lama Bisa Menjadi Petunjuk
Selain kegagalan, game dapat memperhatikan berapa lama pemain berada di sebuah area.
Bayangkan sebuah game petualangan memiliki puzzle yang biasanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk diselesaikan. Jika pemain berada di ruangan tersebut jauh lebih lama tanpa membuat progres, sistem dapat menganggap pemain mengalami kesulitan.
Game kemudian memberikan petunjuk kecil.
Misalnya, karakter pendamping berkata bahwa sebuah benda terlihat mencurigakan. Kamera juga dapat mengarahkan perhatian menuju objek penting.
Cara seperti ini membantu pemain tanpa langsung memberikan jawaban lengkap.
Pola Pergerakan Bisa Menunjukkan Pemain Tersesat
Pergerakan karakter juga dapat memberikan informasi.
Pemain yang mengetahui tujuan biasanya bergerak menuju area tertentu. Sebaliknya, pemain yang tersesat mungkin berjalan berputar-putar, kembali ke ruangan yang sama, atau berpindah arah berkali-kali.
Developer dapat membuat sistem yang mengenali kondisi tersebut.
Setelah beberapa waktu, game mungkin menampilkan penanda tujuan, memberikan dialog tambahan, atau memperjelas jalur yang harus pemain ikuti.
Bantuan Tidak Harus Berupa Tulisan
Developer tidak selalu menampilkan pesan seperti “Pergilah ke sebelah kanan.”
Mereka dapat menggunakan cahaya, suara, gerakan NPC, atau perubahan posisi kamera untuk menarik perhatian pemain.
Bantuan seperti ini terasa lebih alami karena tetap menjadi bagian dari lingkungan permainan.
Kondisi Karakter Juga Dapat Menjadi Pertimbangan
Dalam beberapa game, kondisi karakter dapat menentukan jenis bantuan yang muncul.
Jika pemain memiliki sedikit health, misalnya, game dapat memberikan kesempatan lebih besar untuk menemukan item pemulihan. Namun, penerapan sistem seperti ini berbeda pada setiap permainan.
Developer juga dapat menyediakan titik penyimpanan atau tempat pemulihan sebelum bagian yang sulit.
Tujuannya bukan selalu membuat permainan menjadi mudah. Sistem tersebut membantu menjaga agar pemain memiliki kesempatan yang masuk akal untuk melanjutkan permainan.
Game Dapat Membaca Progres Pemain
Sistem juga dapat melihat perkembangan yang sudah pemain capai.
Misalnya, pemain mendapatkan kemampuan baru tetapi belum pernah menggunakannya. Beberapa saat kemudian, mereka menghadapi tantangan yang sebenarnya membutuhkan kemampuan tersebut.
Jika pemain terus mencoba cara lain dan gagal, game dapat memberikan pengingat.
Pesan seperti “Coba gunakan kemampuan yang baru kamu dapatkan” membantu pemain mengingat mekanisme yang mungkin terlupakan.
Cara ini sering muncul pada bagian tutorial atau ketika game memperkenalkan fitur baru.
Tingkat Kesulitan Dapat Menyesuaikan Kemampuan Pemain
Beberapa game menggunakan sistem yang dikenal sebagai dynamic difficulty adjustment atau penyesuaian tingkat kesulitan dinamis.
Sistem tersebut dapat menyesuaikan beberapa bagian permainan berdasarkan performa pemain. Game mungkin mempertimbangkan seberapa sering pemain kalah, akurasi serangan, jumlah sumber daya, atau keberhasilan menghadapi musuh.
Jika pemain terus mengalami kesulitan, permainan dapat memberikan sedikit kelonggaran. Sebaliknya, game tertentu dapat meningkatkan tantangan ketika pemain menunjukkan performa yang sangat baik.
Namun, tidak semua game menggunakan sistem tersebut. Banyak developer tetap mempertahankan tingkat kesulitan yang sama dan hanya memberikan bantuan melalui petunjuk.
Mengapa Bantuan Tidak Langsung Muncul?
Developer perlu berhati-hati ketika memberikan bantuan.
Jika game langsung memberikan jawaban setiap kali pemain berhenti beberapa detik, pemain dapat kehilangan kesempatan untuk berpikir dan mencoba sendiri.
Bayangkan pemain baru mulai mengamati sebuah puzzle. Sebelum sempat mencari solusi, karakter pendamping langsung menjelaskan jawabannya. Situasi tersebut dapat mengurangi kepuasan ketika menyelesaikan tantangan.
Karena itu, developer biasanya memberikan jeda sebelum memunculkan petunjuk.
Sistem dapat memulai dari bantuan kecil. Jika pemain masih kesulitan, game kemudian memberikan petunjuk yang lebih jelas.
Pemain Tetap Perlu Merasa Menyelesaikan Tantangan
Sistem bantuan yang baik tidak mengambil seluruh kendali dari pemain.
Developer biasanya hanya memberikan informasi yang cukup untuk mendorong pemain menuju solusi. Pemain tetap harus melakukan tindakan terakhir dan menyelesaikan tantangan sendiri.
Misalnya, game dapat menyoroti sebuah benda penting tanpa menjelaskan bagaimana benda tersebut digunakan.
Pemain kemudian mencoba berinteraksi, menghubungkannya dengan petunjuk lain, dan menemukan solusi.
Pendekatan tersebut mempertahankan rasa pencapaian.
Penutup
Game menentukan kapan pemain membutuhkan bantuan dengan membaca berbagai kondisi selama permainan. Kegagalan berulang, waktu yang terlalu lama, pola pergerakan, kondisi karakter, dan progres dapat menjadi tanda bahwa pemain sedang mengalami kesulitan.
Developer kemudian dapat memberikan bantuan melalui teks, dialog NPC, pencahayaan, kamera, penanda arah, atau penyesuaian tingkat kesulitan. Namun, sistem biasanya tidak langsung memberikan jawaban karena pemain tetap membutuhkan kesempatan untuk mencoba sendiri.
Pada akhirnya, sistem bantuan yang baik dalam game online harus menjaga keseimbangan. Game perlu membantu ketika pemain benar-benar kesulitan tanpa menghilangkan tantangan. Dengan cara tersebut, pemain tetap dapat belajar, menemukan solusi, dan merasakan kepuasan setelah berhasil melewati bagian yang sebelumnya terasa sulit.
Baca juga : Alasan Game Modern Menggunakan Sistem Voucher Digital
